Nio bertanya, Inception dijawab. Kurang Lebih..
Berikut ini adalah sekumpulan pertanyaan dan mungkin semacam keluhan dari sahabat saya Nio Mahadewi tentang film Inception. Menurut Nio, film ini brilliant, tapi ide sang sutradara Nolan terlalu banyak dan tumpang tindih sehingga membingungkan dia. Well, berhubung saya tidak mengalami kegusaran yang sama, saya akan coba menjawab dan berdiskusi secara tidak profesional tentang film ini, ya karena saya hanya seorang fans tanpa basic akademis tentang film ^^ tapi saya harap ini memadai.
Berikut ini pertanyaan yang saya Copy Paste persis seperti yang di sms-in Nio ke saya. ahoy!
WARNING: FULL OF SPOILER. SPOILER ALERT!

"Kirain cuman di Jakarta yang bisa banjir. ck"
1) Q: Kenapa Mal masih bisa nongol terus? kan udah mati?
A: Semua itu terjadi di alam mimpi. inget ga waktu dijelaskan sama pak Dom kalo mimpi itu gambaran alam bawah sadar kita. Pikiran kita. Orang-orang yang ada di dalam mimpi itu refleksi pikiran kita, refleksi diri kita atau ingatan kita akan orang lain (pernah mimpi tentang orang yang kamu kenal kan?). Nah pak Dom ini ga bisa melupakan ibu Mal, atau mungkin juga ga mau melupakannya, dia menciptakan bu Mal ini di dunia mimpinya, pelampiasan bawah sadar karena di kenyataan istri tercintanya udah koit.
2) Q: Kenapa orang orang yang dibilang self deffense alam bawah sadar si anak direktur *shit lupa namanya* kok juga ikut menyerang doi?
A: IMHO yang diserang itu komplotan yang menculik si Robert (nama anak direktur yg anda lupa) alias komplotannya Pak Dom. ya keliatannya si Robert ikut diserang tapi gimana dia ga ikut diserang lha wong dia di dalam kepemilikan komplotannya om Dom (got it? kaya kamu diculik, trus savior kamu ngejar penculik kamu trus mereka tembak tembakan. Kamu juga berisiko kena kan? Tapi tujuan savior mu adalah melumpuhkan si penculik kan? bukan bunuh kamu)
selain itu; sejauh itu si “antibodi mimpi” ini nampaknya belum tau kalo si Robert tidur karena sedative khusus, yang artinya kalo mati atau terbunuh di mimpi jatohnya ke limbo; mereka taunya Robert lagi mimpi aja, makanya malah bagus dibunuh biar bisa bangun.
Di mimpi lapis 2 Pak Dom cepet-cepetan sama si “antibodi” mimpi bertemu si Robert dan mensugesti dia bahwa “Aku dipihak mu, kamu dipihak ku” ya si Robert percaya aja. Di mimpi lapis 2 Robert ga diserang kan? Perintah mencari dompetnya yang dicopet datang dari dia dan dilaksanakan bodyguard mimpinya tuh. Di mimpi lapis 3 “antibodi mimpi” tugasnya melindungi inti ide pemikiran si Robert. Kotak besi besar yang mau diisi dengan Ide “aku harus berhenti meneruskan perusahaan ayah ku” itu harus dilindungi. Dari 2 lapis mimpi terdahulu si Robert sudah dapat Ide (kan penanaman idenya di cicil dengan rumus logika gitu kan?) jadi dia sudah menjadi bagian dari komplotan Pak Dom, dan tugas self Defense adalah menghalangi apapun atau siapapun yang akan masuk dan merusak inti pemikiran Robert, termasuk dirinya sendiri (ya kaya antibodi).
3) Q: Trus doi ga curiga sedikit pun ya, pamannya insist nanyain kode. gw aja curiga..
A: Ya ga curiga lah. Namanya juga mimpi. Semuanya cepet dan susah di tracking. Inget kan di mimpi tingkat 2 waktu Robert ditanyain soal “gimana kamu bisa sampe sini” sama si pak Dom dia nginget2 setengah mati. Kamu juga disuruh ngingat mimpi susah kan, logis ga? Dan pernah ga merasa mimpi mu logis, keren, serem, tapi pas kamu ceritakan pada temen2 mu hasilnya malah bodoh, lucu, garing atau aneh?
Itu kalo pake alasan “kan lagi mimpi” kalo alasan lain, kenapa harus curiga? itu kejadiannya lumayan runtun dan bisa diterima akal orang panik sih. akting Eames sebagai pamannya Robert juga meyakinkan banget dan mereka sedang dalam keadaan panik. Why not? Coba kamu diposisinya Robert, mau ngelayat, naik taksi, diculik tapi mereka ga mau uang, trus kamu konglongmerat, trus mereka minta nomor kode brankas mu, kamu ga mau, trus mereka ngancem mau menyakiti adek mu.. kamu masih bisa curiga sama adek mu sendiri yang lehernya dah ditempelin pisau? Ato pas adek mu memohon2 “ayoo mbaa, nanti aku dibelek kalo kamu ga kasi tau nomornya huhhuuh” pasti kamu langsung bilang deh nomor yg kamu tau..
Ga usah kaya gitu kasusnya, sering denger orang ketipu lewat telepon, yang bilangnya “anak anda kecelakaan, bisa transferin duit buat pengobatannya dulu?” banyak yang ketipu kan? karena pengaruh panik dan emosi. apa sempet mikir, “halah beneran ga ni anak ku kecelakaan tunggu berita kematiannya di koran dulu deh”. kamu curiga karena kamu disudut pandang orang ketiga, kamu tahu apa yang terjadi..
4) Q: Limbo itu kayak apa sih?

Secara literally sih Limbo tuh kaya gini
Limbo itu kaya alam paling bawah sadar banget, masuk situ sama dengan mati suri di dunia nyata kurang lebih. Itu kalo kamu tidur atau jatuh kesadaran terlalu dalam. di sana kamu bisa terperangkap lama banget, kamu bisa terlena sama dunia ideal yang bisa kamu buat sendiri di limbo itu.
5) Q: Trus jadinya Insepsinya berhasil ga sih?
A: Ini open to interpretation. Namanya juga cliff hanger & twisted endings.. tapi saya rasa iya, berhasil. yang pasti kan mereka sudah masuk ke inti pikiran Robert dan dia sudah baca ide baru yang ditanamkan. Yang “I’m disappointed because you want to be me” itulooh trus akhirnya si Robert berkesimpulan I won’t be my father’s successor.
Nah yang belum pasti berhasil atau tidaknya adalah “berhasilkah Pak Dom dan Pak Saito keluar dari Limbo?”
Jadi ada dua kemungkinan, berhasil sempurna, everybody happy – Pak Dom balik ke anak2nya. Atau berhasil tapi si Pak Dom dan Pak Saito masih tetep tidak sadarkan diri.. selamanya mungkin (kaya koma).
6) Q: Gw ga nangkep peran si cewe arsitek di sini. Karena toh tetap ada interferensi ini itu di mimpinya yang dia sendiri ga tau. jadi dia ngapain?
A: Mereka ini kasarnya kan pencuri dan penyusup lewat dunia mimpi. pencuri atau penyusup profesional itu terdiri dari team yg cakap diberbagai bidang. pernah lihat film2 pencuri profesional macam Ocean Eleven atau the Italian Job kan? ada arsitek atau ahli denah bangunan, cara menerobos, jalan keluar efektif, ledakin beton pake apa dst. Nah itu peran si arsitek mimpinya di mimpi. bedanya di mimpi lebih flexible dari nyuri di kehidupan nyata, alih alih mempelajari denah dan mengakalinya, si arsitek membuat supaya rute menuju data yang ingin dicuri dan kabur lebih mudah dan gampang bagi komplotannya dan jadi sulit buat self defense atau si orang yg punya data itu.
Media mimpi itu inangnya beda beda, kaya pas mimpi tingkat satu inangnya si Yusuf (hujan2 karena dia kebelet pipis itu), tingkat kedua inangnya si Arthur gitu gitu. Kerja si Arsitek Adriadne adalah merancang rute dan jalan dan bangunan yang akan mereka pake biar waktunya efektif buat mereka, tidak buat pihak lain. Mereka ber 6 kan berbagi mimpi, jadi misalnya salah satu dari mereka punya hal yang diinget2 terus ato kenangan buruk ya tetep bisa nongol di mimpi yang lagi mereka jelajahi. dalam hal ini kan memory buruknya si Pak Dom soal bunuh diri pake kereta api dan bu Mal nah makanya kalo ada yang pikiran/alam bawah sadar/mimpi-nya tidak sehat maka bisa mengganggu jalannya operasi. Kalo si pak Dom ga ada masalah dan bisa mengontrol memory/kenangan dia mah ya lancar lancar aja sebenernya.
Ingat kan pak Dom pernah bilang “Jangan ciptakan sesuatu dalam mimpi yang berasal dari kenangan mu; selalu ciptakan hal baru” padahal dia sendiri begitu (cenderung menciptakan denah di mimpi berdasarkan kenangannya) karena dia “ga sehat”. dia sendiri sebenernya arsitek, tapi dia tidak bisa melupakan bu Mal dan kenangan2 buruk. dia menciptakan banyak hal berdasarkan memory, padahal kalo dia pake memory si bu Mal punya memory yang sama juga, ketahuan deh langkah2nya. Bu Mal ini semacam worm ato virus yang diciptakan dan disemangati eksistensinya oleh pak Dom tanpa sadar (karena pelampiasan itu) dan dia menyimpan traits2 terakhir yang diketaui pak Dom dari bu Mal seperti tidak supportif terhadap pak Dom dan ingin pak Dom mati bersama dirinya, makanya sifat si Mal ini ya seperti itu, selalu mencoba menarik pak Dom tinggal di Limbo selama-lamanya dan mencoba menggagalkan misi pak Dom terus. Makanya pak Dom butuh arsitek baru yang bu Mal tidak bisa baca memorynya karena ga kenal dan ga sharing same memories.
Jadi itulah fungsi mbak Adriadne.
7) Q: Sekedar mastiin itu endingnya si Leo masih keteinggalan di mimpi kan ya?
A: Endingnya open to interpretation.. terserah penonton. cliff hanger. twisted endings. kalo lo mau berpikir dia tetep terjebak dalam limbo dan jatuh lebih dalam lagi ya boleh. kalo lo mau berpikir bahwa “ah iya syukurlah dia udah bangun” juga bisa..
kan jadi adegan terakhirnya:
“Cobb awakens on the plane to find everyone well, including Saito, who honours his agreement. He finally returns home and spins his totem spinning top on the table but is distracted by his children outside. The top keeps spinning and starts to wobble slightly as the film ends, leaving the question of whether Cobb is still dreaming unresolved.”
yaa ga ada yang tau gimana totem itu berakhir. itu yang bikin merinding. Kalo kita coba stated A yang benar atau B yang bener, jadi ga creepy heheh..
Kesimpulan gw, Nio (&temen temen yang lain mungkin ada yang bertanya tanya dan baca? :p) ini film tentang mimpi, tentang alam bawah sadar. film ini panggungnya bukan kehidupan konkrit nyata di mana lampu merah pasti sama dengan berhenti; film ini butuh imajinasi lagi, butuh mimpi lagi dari penontonnya untuk menginterpretasikan isinya. karena di mimpi ular bisa bicara dan kamu bisa menikah dengan artis idola mu. itulah mimpi.


July 25, 2010 at 3:56 pm
hoy komen donk *kasian xD*